Selasa, 12 Juni 2012

Imigran Gelap Dan Narkoba Mengintai Pringan Timur


Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal (Irjen) Putut Eko Bayuseno, dikerubuti wartawan ketika berkunjung , dalam acara launching program Polisi Peduli Pengangguran di Desa Tenggerraharja, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Kamis (7/6).(foto:Mamay)

Ciamis,Aspirasi
 Priangan Timur yang meliputi wilayah Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Banjar menjadi sasaran para pengedar narkoba dan para imigran gelap tujuan Australia. Kondisi ini, tentu saja harus diwaspadai oleh semua Polres yang ada di wilayah Priangan Timur.
Hal ini diungkapkan Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal (Irjen) Putut Eko Bayuseno, saat mendampingi Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komisaris Jenderal, Nanan Soekarna, dalam acara launching program Polisi Peduli Pengangguran di Desa Tenggerraharja, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis,baru-baru ini."Kita terus melakukan antisipasi, jangan sampai jadi sasaran pengedar dan pengguna narkoba," kata Putut.
Menurut Putut, selama ini pihak kepolisian sudah ber­hasil menangkap pelaku pengedar narkoba di Jawa Barat termasuk di wilayah Priangan. Hanya saja data secara detailnya tidak bisa disebutkan."Yang kita tangkap sudah banyak, na­mun data pastinya takut sa­lah," ucapnya.
Ia juga mengingatkan, semua Kapolres di wilayah Priangan Timur untuk melakukan tindakan-tinda­kan antisipasi terhadap peredaran narkoba. Masya­rakat juga, tegas dia, harus ikut terlibat dalam meme­rangi peredaran narkoba di wilayahnya masing-masing.
"Kerjasama yang baik an­tara Polri dan masyarakat sangat efektif dalam me­nangkal peredaran barang haram ini," katanya.Sementara itu, Wakil Ke­pala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Ko­misaris Jenderal Nanan Soekarna mengatakan,ke­polisian tidak bisa sendirin dalam menyelesaikan per­soalan yang menyangkut ketertiban masyarakat dan peredaran narkoba.
Dia menegaskan, peran aktif masyarakat san­gat dibutuhkan."Ya harus bersama-sama masyarakat.Polisi tidak bisa sendirian dalam memerangi narkoba ini," katanya.
Pihak kepolisian di daer­ah harus bisa mencari tero­bosan kreatif untuk men­ciptakan ketertiban di ma­syarakat.Yang paling pent­ing mampu mengantisipasi potensi gangguan di tingkatan paling bawah.
Nanan Soekarna juga mengatakan, wilayah Pria­ngan Timur termasuk daer­ah rawan penyelundupan imigran gelap asal Timur Tengah dengan negara tu­juan Australia, tepatnya Pulau Christmas.Langkah-­langkah yang dilakukan Polri untuk mengantisipasi imigran gelap ini adalah dengan menambah person­il dan pos polisi air di lokasi rawan penyelundupan.
“Kami sudah lakukan an­tisipasi dengan melakukan pembinaan di tingkat Pol­res dan Polair, termasuk menambah pasukan," kata­nya.Ia juga meminta, agar masyarakat yang tinggal di sekitar pantai ikut proaktif membantu polisi menjaga wilayah. "Jangan sampai wilayah selatan Jawa Barat ini dijadikan lokasi penye­lundupan imigran gelap," katanya.
Seperti diketahui, bela­kangan ini Pantai Pangan­daran Ciamis, Cipatujah, Tasikmalaya dan Pantai Santolo di Garut menjadi lokasi uji coba penyelundu­pan imigran ke Australia.Namun semua upaya pe­nyelundupan tersebut ber­hasil digagalkan pihak kepolisian.Pada Bulan No­vember 2011 lalu, 50 imi­gran yang hendak me­nyeberang ke Australiaberhasil digagalkan. Enam orang tewas dalam upaya penyelundupan setelah ka­pal yang ditumpangi para imigran karam.
Pada Februari 2012 upa­ya penyelundupan imigran dilakukan lewat perairan Cipatujah Tasikmalaya.Se­banyak 50 imigran asal Ti­mur Tengah selamat, mes­kipun perahu 30 gros ton yang ditumpangi mereka karam.
Pada 6 Maret, polisi kem­bali berhasil menggagalkan penyelundupan imigran gelap di Pantai Santolo Ga­rut.Dalam kasus ini, seba­nyak 67 Warga Negara Asing asal Irak danPales­tina diamankan pihak ke­polisian.
Terakhir 8 Maret, Polres Ciamis kembali berhasil menggagalkan 55 imigran yang akan menyeberang ke Australia lewat Cimerak (mamay).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan Anda Memberikan Komentar Anda mengenai berita yang kami Muat
Untuk lebih lengkapnya silakan mencari Media kami di loper koran terdekat anda